Proses Pengecekan jamaah haji BOJONEGORO Ke 3

Bojonegoro. BHARANI.ID

Hari ke 2 Proses pengecekan calon jamaah Haji Bojonegoro (3 Mei 2018) dengan jumlah lebih banyak dari tahun sebelumnya, jumlah total calon jamaah haji sebanyak 1.338 orang,di tahap ke 3 kali ini merupakan cek kesehatan vaksinasi dan jika kondisi jamaah yang kesehatannya tidak sesuai kriteria akan di rujuk ke RSU sosodoro djati kusumo Bojonegoro yang ber tempat di jalan Vetran bojonegoro.
Jumlah jamaah Pria 47.3%, jamaah wanita 52.97%
Dalam kategori Umur kurang dari 60 th berjumlah 69.9%, dan umur kurang dari
60 th berjumlah 30.80%

Menurut bapak Totok ismanto, kabid p2p dinas ksehatan, di temui Tim BHARANI mengatakan bahwa” dalam proses pemberangkatan nantinya akan di golongkan dengan tanda gelang berwarna Merah,Kuning, hijau dan putih,
Untuk gelang warna merah masuk kategori Usia tua dengan umur lebih dari 60 tahun yang ber potensi penyakit
Gelang warna Kuning termasuk kategori umur kurang dari 60 th yang ber potensi pnyakit,
Gelang warna hijau termasuk kategori umur di atas 60th yang tidak berpotensi penyakit,
Gelang warna Puti termasuk kategori umur kurang dari 60 Th tdk berpotensi penyakit.
Untuk gelang putih berjumlah 75%, sedangkan yang membutuhkan pendampingan hanya sekitar 22.09 %,

Di temui secara terpisah Bapak Paiman selaku Kasi Survei kesehatan dan imunisasi mengatakan ” calon jamaah haji tahun ini meningkat,data sementara yang masih proses hari ini yang tidak memenuhi syarat kesehtan 0.08% atau 1 orang
Dalam proses selama 4 hari yg kita laksanakan molai tgl 2 kemarin hingga slsai besok tgl 5 mei 2018,adalah pelaksanaan proses Faksin miningitis, konsul kesehatan termasuk influensa, Calon jamaah haji kita sterilkan dari penyakit dengan pelaksanaan konsultasi kesehatan dan selalu mengingatkan tentang kesehatan mas…kita memeriksa per hari sekitar 350 orang dengan pembagian waktu 50% pagi dan 50% siang,

Terbanyak calon jamaah kota, dan terbanyak kedua adalah Ds. Sumberejo.
Di temui secara trpisah, calon jamaah haji asal desa sumberejo bojonegoro merasa senang, karena di sini pelayanan memuaskan,selain itu kita menunggu panggilan giliran tidak dusel duselan mas…pungkasnya.

(Zul/gus)