Pemkab Gratiskan Perawatan ODGJ hingga di RSJ Menur Surabaya


Bojonegoro – bharani.id

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membebaskan biaya perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ada di Bojonegoro. Tidak hanya yang menjalani perawatan di Bojonegoro tetapi sampai di Surabaya. Hal ini disampaikan oleh Narty Supriyanto, SE saat mengunjungi ODGJ di wilayah Kecamatan Kanor tepatnya di Desa Samberan. Sabtu (26/5).

Ditegaskan oleh Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro bahwa dirinya mendapatkan amanah dari Pj Bupati Bojonegoro, Bapak Supriyanto SH MH untuk mendatangi sekaligus memberikan santunan kepada keluarga ODGJ di Bojonegoro.

“Semua pembiayaan ditanggung pemkab, yang penting adalah keluarga ikhlas dan mendukung upaya pengobatan bagi mereka yang menderita gangguan psikologis ini,” tutur ibu Narty Supriyanto,SE.

Selama keluarga merelakan mereka dirawat di Rumah sakit Menur Surabaya maka pemkab akan menanggung biaya perawatan ODGJ tersebut. Bahkan pihak RS Menur telah memberikan lampu hijau untuk menjemput.
Keluarga ODGJ harus mendukung upaya yang dilakukan Pemkab untuk memberi pengobatan kepada mereka, apalagi biaya pengobatan sudah ditanggung. Berdoa dan ikhlas agar mereka mereka yang sakit ini akan sembuh jika mendapatkan perawatan dari ahlinya. Namun beliau tidak bisa memaksa jika ada keluarga yang tidak berkenan.

Mulai tanggal 25 Mei ini Ketua Tim Penggerak PKK aktif turun di lapangan menyapa dan melihat langsung keluarga yang memiliki ODGJ. Sehari sebelumnya Istri Pj Bupati Bojonegoro ini menyapa tiga ODGJ yang ada di Kecamatan Bojonegoro dan Kapas. Beliau sangat berharap perhatian keluarga dalam merawat ODGJ ini benar-benar diperhatikan. Tak sekedar datang namun Ibu Narty Suprianto juga memberikan santunan 500 ribu rupiah untuk keluarga ODGJ, paket sembako dan jajanan untuk ODGJ.

Masyarakat sekitar harus turut serta meringankan beban keluarga ODGJ dengan tidak mengucilkan mereka.

Berdasarkan data pasien ODGJ di Bojonegoro sejumlah 31 pasien, di antaranya memang ada yang disendirikan dalam ruang khusus dengan pertimbangan keamanan, karena membahayakan orang di sekitar. Namun banyak pula yang sudah jauh lebih baik dan bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan warga sekitar. Penangananan ODGJ di Bojonegoro antara lain dengan menyediakan pengobatan gratis baik di Bojonegoro maupun luar Bojonegoro yakni RSJ Menur Surabaya.

Di sisi lain puskesmas juga menyediakan tenaga kesehatan untuk memantau pengobatan dan perkembangan mereka. (Zul)