AKSI CINTA DAMAI WANITA WANITA BERHIJAB DAN BERCADAR DI KABUPATEN KEP. ARU..

 

Maluku Aru – bharani Id

Aksi cinta damai yang dilakukan oleh Kelompok wanita yang memakai cadar di pasar jargaria dobo, minggu (3/6/2018 ) bertujuan untuk menghilangkan rasa fobia terkait dengan Aksi serangan teror bom bunuh diri yang lakukan salah satu wanita memakai hijab dan cadar di gereja di Surabaya yang menimbulkan fobia di masyarakat. Untuk menghilangkan fobia itu, komunitas muslim melakukan aksi ‘Peluk Saya’.

mereka membawah kertas bertuliskan ‘Peluk Saya Jika anda merasa aman dan nyaman dengan penampilan saya. ” Aku muslim tapi aku bukan teroris maukah kamu memelukku.? Kami bukan teroris kami cinta perdamaian.

Para peserta aksi adalah perempuan memakai burka. aksi ini dilakukan untuk menghilangkan islamofobia. Masyarakat diajak untuk tidak takut dengan wanita berhijab syar’i bahkan yang mengenakan niqab atau cadar, serta pria bercelana cingkrang.

“gerakan aksi ini salah satunya dengan tujuan menyatakan dan memberikan rasa aman bahwa teman-teman yang berniqab, bercadar, pakai celana cingkrang, mereka nggak bisa dikaitkan dengan yang sedang terjadi, nggak bisa kita generalisasi bahwa orang yang bercadar adalah orang yang ‘bermasalah’,” dan meghilangkan stigma negatif terhadap perempuan bercadar, misalnya dikaitkan dengan kelompok radikal. Masyarakat diminta menghormati perempuan yang bercadar karena keputusannya menjalankan salah satu syariat islam.

Peserta aksi meminta ke pada masyarakat tidak melakukan penghakiman terhadap seseorang hanya karena penampilannya atau hijabnya atau cadarnya. Aksi ini juga dibuat untuk mengedukasi masyarakat dalam menilai sebuah perbedaan, agar tidak mengucilkan perempuan bercadar. Mereka juga mengutuk aksi teror yang terjadi di beberapa daerah di Surabaya dan Riau. sehingga mencoreng agama Islam hingga stigma negatif terhadap wanita berhijab. ( ROY KWALEPA )