POLRES MADIUN SIAP AMANKAN KELANCARAN ARUS MUDIK DAN BALIK TH 2018

Madiun – bharani.id

Dalam rangka menyambut hari raya idul fitri Th 2018 polres Madiun beserta jajaran terkait menyatakan siap mengamankan kelancaran arus mudik hal tersebut di tegaskan oleh kapolres Madiun Akbp I Made Agus prasetya.S.I.K usai melaksanakan apel gelar pasukan ops ketupat semeru 2018 menjelaskan bahwa operasi ketupat semeru akan di laksanakan selama 17 hari mulai tanggal 7 hingga 24 juni 2018 polres Madiun di bantu oleh unsur TNI pemerintah daerah dan juga instansi lainya dengan sejumlah 496 orang siap mengamankan arus mudik atau balik termasuk perayaan idul fitri serta shalat ID di kabupaten Madiun kemudian polri sudah menggelar pos pengamanan yaitu 3 pos pengamanan 1 pos pelayanan terpadu 1 pos bersama 7 pos pantau terangnya.

dan yang paling menarik saat mudik tahun ini adalah Madiun sudah terhubung dengan jalan tol namun masalahnya nanti di jalan keluar tol wilangan terjadi batelnaig disinilah nanti akan jadi fokus prioritas utama kami dan kami sudah bekerja sama dengan polres nganjuk,

Juga penghubung antara tol wilangan sampai dengan kertosono ini sudah fungsional jadi nanti jam jam tertentu kita koordinasi dengan kapolres nganjuk sehingga bisa di manfaatkan tol fungsionalnya apabila terjadi trobel sport.

Dan untuk wilayah hukum polres Madiun sendiri sudah sangat layak sekali dan yang berhak menjelaskan dari ruas tol kertosono hingga wilangan itu nanti dari polres kabupaten nganjuk jadi fungsional itu di gunakan mulai jam 7 pagi hingga sampai pkl 17.00wib dan itu sifatnya tentatif apabila situasional dipandang padat sehingga diperlukan tol fungsional.imbuhnya

Ditambahkan oleh bupati Madiun H.Muhtarom.sos menjelaskan terkait kondisi distribusi kesediaan pangan,menurutnya di kabupaten Madiun untuk kenaikan harga sembako masih dalam batas kewajaran tidak terlalu tinggi.hal tersebut sesuai dengan hukum ekonomi karena permintaan barang yang banyak dan menjadi langka sehingga ada kenaikan harga dalam barang tersebut.

“Alhamdulillah tim dari satgas pangan kita sudah keliling dan meninjau langsung distribusi kesediaan pangan,tidak hanya di pasar saja yang di tuju tetapi juga selalu memonitor alfamart,tengkulak tengkulak beras dan lain sebagainya.

Ops ketupat semeru 2018 yang di gelar selama 18 hari kedepan.dengan sesuai sambutan dari kapolri setidaknya terjadi 4 potensi kerawanan yang harus di waspadai, yakni terkait stabilitas harga pangan dan ketersediaan bahan pangan,terkait permasalahan kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik ,potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas,serta ancaman tindak pidana terorisme.pungkasnya.(deni/sis)