Dihadiri Ka.Kanwil Kemenag Jatim, 821 CJH Probolinggo Ikuti Pembukaan BMH Massal

Probolinggo – bharani.id

Kab. Probolinggo (PHU) Calon Jamaah Haji Kabupaten Probolinggo tahun 2018 berjumlah sebanyak 821 orang yang tergabung dalam Kloter 27 dan 28. Nanti pada tanggal 25 Juli 2018 mereka akan diberangkatkan dari Miniatur Ka’bah Pantai Bentar namun sebelumnya mereka akan mendapatkan bimbingan manasik haji dari Kementerian Agama melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) serta Kantor Urusan Agama (KUA) yang dilaksanakan di 12 titik kecamatan. (Selasa, 26/6/2018).

Sebagai bentuk memulyakan dan tabarrukan pada Jamaah Haji, Kankemenag melaksanakan Manasik Haji Massal bertempat di Ballroom Pasebansena Jl. Suroyo No 50 Probolinggo, dengan menghadirkan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur H. Syamsul Bahri. Selain itu hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo H. Santoso untuk membuka bimbingan manasik massal, Kasi PHU, H. A. Wafi, serta para Kasi Penyelenggara dan panitia.

Ka. Kanwil Kemenag Jatim H. Syamsul Bahri saat memberikan pengarahan kepada para calon jamaah haji menyampaikan materi manasik secara mendetail yang dalam pesannya; Mengajak para Calon Jamaah Haji dan Petugas; baik TPHI, TPIHI, TKHI dan TPHD untuk meluruskan niat dan menanggalkan semua status sosial demi menuju Allah SWT. Jaga keikhlasan niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah, dan semoga ibadahnya diberikan kemudahan, kelancaran dan mabrur. Mudah mulai pelaksanaan bimbingan, persiapan, perjalanan, pelaksanaan hingga pemulangan kembali ke tanah air, harapnya. Ka. Kanwil mengajak para calon jamaah untuk mengumandangkan bacaan talbiyah dan sholawat haji secara bersama-sama hingga bergema memenuhi seluruh ruang Pasebansena.

“Calon Jamaah Haji Harus Menjaga dan Memurnikan Niat Semata-mata Beribadah Kepada Allah SWT. Niati untuk bertaubat dengan taubatan nasuha, perbanyak dzikir dan istighfar, meminta ampun kepada Allah Swt. dan jangan berlaku sombong, tandasnya”. Sebelum diberangkatkan melalui pesawat terbang para CJH akan berkumpul di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

Sementara Kepala Kankemenag Kabupaten Probolinggo H. Santoso dalam laporannya menyampaikan bahwa; “Keberhasilan penyelenggaraan haji ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya; Pertama, seluruh jamaah yang mendaftar bisa diberangkatkan ke Tanah Suci. Kedua, Jamaah memperoleh bimbingan, pelayanan, akomodasi di Tanah Suci. Ketiga, seluruh jamaah bisa melaksanakan wukuf, bagi yang sakit disafariwukufkan, dan yang meninggal dibadalhajikan. Keempat, seluruh jamaah yang telah berhaji bisa dipulangkan ke Tanah air kecuali yang wafat tambah Santoso.

Dari data yang dihimpun Reporter MPA Jatim, Pelunasan tahap 1 berjumlah 761 Jamaah, 4 orang berikut; Junaedi, Yosa Aldiyaksa Batamiadi, Dwi Firmansyah Maulana Akbar dan Suparman menunda berangkat karena menunggu putranya dan 3 orang meninggal dunia atas nama Shohibuddin Basuni kec. Gending, Winarsih kec. Kraksaan dan Rofiqoh kec. Paiton, sehingga jumlah yang melunasi berjumlah 754.

Sementara pada tahap 2 (dua) 61 jamaah, tidak melunasi 1 orang Moh. Qusyairi kec. Besuk, menunda berangkat 1 orang Qurrotul Aini karena hamil kec. Krejengan, meninggal dunia 2 orang Ti B. Hanep kec. Maron dan Narun kec. Tongas. Jumlah yang melunasi tahap 2 berjumlah 57 orang. Ditambah dengan Jamaah Cadangan 10 orang sehingga total Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2018 berjumlah 821 ditambah Tim Petugas Haji Daerah 5 orang; Midarsyah Darwin Siregar kec. Sumberasih, Mulioko Bowo Soedardjo kec. Gending, Abdul Wasik Hannan kec. Krejengan, Asyari Siraj Abdul Karim kec. Sumberasih dan Ali Wafa Rasyid Shufi kec. Sukapura. (Aan/anton)