TIM PEMANTAU DAN SATGAS ANTI MONEY POLITIC PILKADA 2018 DPD LSM LIRA KAB. PROBOLINGGO SERAHKAN BERKAS HASIL PEMANTAUAN

Probolinggo – bharani.id

Setalah terlaksananya Pilkada serentak Jawa Timur 2018 yang telah dilaksanakan pada Rabu 27/6, Tim Pemantau dan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo menyerahkan hasil pemantauannya kepada Bawaslu Kabupaten Probolinggo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo.

Penyerahan berkas hasil pemantau yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 4 Juli 2018 bersamaan dengan Rapat Pleno KPU Kabupaten Probolinggo dengan agenda Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilkada 2018. Setelah Acara KPU tersebut selesai, Tim Pemantau dan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira menyerahkan Laporan Hasil Pemantauan tersebut kepada KPU yang diterima oleh Staf di bagian administrasi, karena saat hendak ditemui Ketua KPU tidak berada ditempat.
Penyerahan Laporan Hasil Pemantauan tersebut di dampingi lansung oleh Bupati LSM Lira Probolinbggo dan diikuti oleh sekitar 30 anggota tim pemantau. Dari Kantor KPU Kabupaten Probolinggo Tim menuju ke Kantor Bawaslu Kabupaten Probolinggo. Tim ditemui langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo.

Penyerah Laporan Hasil Pemanatau Tim Pemanatau dan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo dilakukan diruang pertemuan Bawaslu Kabupaten Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Zaini Gunawan menyampaikan, “Saya terima laporan ini dan segera kami tindak lanjuti”. Setelah mebaca laporan tersebut Zaini Gunawan mengukapkan bahwa ada beberapa temuan yang sama dengan Tim MMC (Tim Paslon No. 2), “Ada beberapa temuan disini yang sudah dilaporkan oleh Tim MMC, dalam hal ini kami akan meniliti masing masing item laporan”. Imbuh Ketua Bawaslu yang ternyata adalah teman sepermainan dari Ketua Himplindo LSM Lira Kabupaten Probolinggo.

Terkait dengan temuan yang sama dengan Tim MMC Ketua Tim Pemantau yang sekaligus Komadan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo menyatakan, Kalo memang ada temuan yang sama dengan Tim MMC itu adalah sebuah kebetulan saja, mungkin pada saat anggota saya menemukan hal tersebut ada juga Tim MMC yang berada dilokasi itu. “Saya harap Bawaslu Kabupaten Probolinggo segera melakukan penelitian tentang temuan tersebut agar segera diketahui apa yang terjadi sebenarnya”. imbuh Didit Ketua Tim.
“Yang jelas dalam melaksanakan pemantaua, kami benar – benar independen tidak dipengaruhi oleh siapaun dan oleh apapun”. tegas Didit.

Pemantauan yang dilaksanakan oleh DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo melalui Tim yang dibentuknya dengan anggota sebanya 1.260 orang yang menyebar di seluruh kabupaten probolinggo merupakan gerakan murni dan tidak dibiayai oleh siapun. “Pemantauan ini murni dari anggota DPD LSM Lira dan mereka (anggota,red) tidak mendapat bayaran apapun. Inilah bentuk kesigapan dan loaylitas anggota kepada organisasinya. Saya merasa bangga dengan anggota say. ungkap Samsudin Bupati LSM Lira.
Dengan adanya kepedulian masyarakat yang telah ditunjukan dengan adanya tim yang dengan sukarela melakukan pemantau ini, kami mengaharap pihak penyelenggara da pengawas pilkada ini berseikap arif dan bijaksana untuk melakukan tindakan nyata atas temuan dari tim ini, harap Bupati LSM Lira Probolinggo.

Salah seorang anggota tim pamantau yang sekaligus adalah Ketua Pemuda Lira DPD LSM Lira Kabupaten Probolinggo saat ditemui reporter media ini menyampaikan, “Terima kasih kepada masyarakat dan para petugas yang telah membantu kami dalam melaksanakan tugas hingga tugas ini selesai dengan baik, meskipun masih ada petugas yang cukup menyulitkan kami”.
Dengan diserahkannya laporan hasil pemanatauan Tim Pemanatau dan Satgas Anti Money Politic DPD LSM Lira diharapkan semua pihak dapat menerima hal ini dengan baik, demi Kabupaten Probolinggo yang lebih baik. (TIM)