Tanah Los Desa Sumber rejo Justru dibeli Seorang Oknum Kepala Sekolah

Situbondo – bharani.id

Kasak-kusuk penjualan tanah los Desa kini merebak, bahkan menyeruak kepermukaan seperti halnya disampaikan oleh nara sumber inisial A, Warga Dusun Bendera, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih menyebutkan seorang mantan ketua RT berinisial T terlibat dalam penjualan tanah los desa seharga 25 juta rupiah. Senin, (09/07/2018). Ironisnya, tanah negara itu dibeli oleh oknum PNS Kepala Sekolah berinisial MS, warga Kecamatan Banyuputih pada tahun 2006 lalu.

Pihak pembeli justru merupakan oknum PNS yang nota bene seorang kepala sekolah di Kecamatan Banyuputih. Tanah tersebut diduga telah berakta. Status tanah tersebut sejak kades Pak Ikram dan kades Pak Misal memang tanah los,” kata narasumber berinisial A. “Pada masa Kades Hubburridho dengan Kepala Kampung Warsis , tanah itu digadaikan pada Suniya. Kemudian saya ganti gadai 500 ribu dari yang dulunya harga 125 ribu,” terang A.

“Berikutnya saya ambil gadai tahun 2005 melalui T saat itu ketua RT setempat, dengan kondisi harga sudah 2 juta rupiah. Lalu pada tahun 2006 diminta dihentikan sewanya. Padahal masih ada 2 tahun lagi. T menjual ke Pak MS .Mungkin pj Kepala Desa yang menyuruh .Tanah dijual seharga 25 juta. Kabarnya sudah berakta,” tambahnya.

Sementara Ketua Umum GP Sakera, Syaiful Bahri menyampaikan, ” kasus ini sudah di meja tipikor Polres situbondo dan berkas-berkas masih dipelajari sambil lidik, jadi saya hanya berharap kepada pihak APH ( aparat pengak hukum) untuk tidak tinggal diam demi melihat permasalahan ini. bagimanapun kerugian negara yang ditiumbulkan dengan menjual tanah los desa itu adalah tindakan korupsi yang wajib di berantas sampai ke akar-akarnya.” tegasnya

Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo menyatakan bahwa Unit Tipikor Polres masih melakukan penyelidikan. “Masih dalam tahap pengumpulan data,” katanya.

( VICKY/ANDI/ARIF/HAFID )