SMK NEGERI 10 MALANG DENGAN SEGUDANG PRESTASI YANG BERTARAF INTERNASIONAL

MALANG – bharani.id Jawa Timur

SMK Negeri 10 Kota Malang merupakan salah satu sekolah kejujuran yang bertaraf internasional, tak heran kalau segudang prestasi yang pernah di raihnya dan selalu di minati baik dari siswa ajaran baru maupun wali murid karena mutu dan kwalitas sekolahnya yang tidak di ragukan lagi. Hal itu terbukti adanya sekolah SMKN 10 Kota Malang ini dulunya pernah membuat dan menghasilkan mobil buatan sendiri jenis pick up atau T10 SS dengan kapasitas 1500 CC merk Esemka dan di pamerkan pada tahun 2009 lalu di Jakarta, tidak hanya itu SMKN 10 Kota Malang juga pernah bekerjasama dengan pihak ke tiga yaitu produsen motor dari Cina, Zyrex terkait dengan Komputer dan produsen laptop untuk persetujuan dan produksi laptop, dan masih banyak lagi prestasi – prestasi yang sudah di dapat diantaranya olahraga Futsal dan lain sebagainya.

SMK Negeri 10 Kota Malang ini beralamatkan di Jalan Raya Tlogowaru, Nomer 1, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Ada Lima (5) jurusan di Sekolah ini, yaitu jurusan Multimedia, Teknik Komputer dan Jejaring (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR) Otomotif, Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Otrotonik (TO). Namun rencananya di tahun 2019 ini akan di tambah satu (1) jurusan, yaitu jurusan Teknik Pengelasan.

Saat ditemui awak media, Senin (25/02/2019) pagi, Kepala Sekolah SMK Negeri 10 Kota Malang, Dwidjo Lelono,S.Pd,MM.PD saat di kantor nya mengatakan,” Kalau prestasi di tahun 2019 untuk yang Akademis ini kita mungkin seirama bersaing di Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) semuanya sama standar nasional untuk Kota Malang sudah tidak asing lagi, gudangnya prestasi, sedangkan untuk non Akademis ini memang masing – masing sekolah punya karakter melalui kegiatan ekstra kurikuler, kami diantaranya menjuarai Silat, Futsal kita juga juara, tapi yang paling utama keunggulan di sini seperti SMK ini beda sama yang lainnya, ada tiga (3) yang harus di capai, yaitu yang pertama siswa harus mempunyai skill atau kompetensi yang harapannya siswa bisa bekerja, yang kedua Interpreter berwira usaha, yang ketiga baru melanjutkan. Oleh karena itu keunggulan kita kami coba untuk link end match dunia usaha dan dunia industri,” Jelasnya.

” Sarana dan prasarana untuk mendukung itu memang sangat di perlukan, yang pertama kita harus mandiri dulu untuk melengkapi sekolah itu, kita berupaya untuk mendidik skill nya kompetensi, kita berupaya maksimal dengan dana yang ada, baik itu dari BOS kalau sekarang ini ada program pistas dari provinsi, kita upayakan maksimal untuk melatih skill anak dengan melengkapi alat – alat dan bahan – bahan yang ada, sehingga anak – anak tetap praktik jangan menjadi sastra, lain karena SMK itu lebih banyak praktiknya,” imbuhnya.

Selain itu SMK Negeri 10 Kota Malang, melalui program – program sekolah ini juga mengedepankan Keagamaan dan Kedisiplinan diantaranya adanya program Soimah yang artinya Sholat Istirahat Makan, sehingga kalau adzan dhuhur semuanya sholat berjamaah di Masjid, kemudian istirahat makan di kantin, sehingga di kantinpun saat jam istirahat tidak boleh ke kantin, hanya saat jam makan, tujuannya supaya di latih disiplin, yang nantinya bilamana di Perusahaan tidak kaget.

Saat ini SMKN 10 Kota Malang sedang membuat produk inovatif, dengan menciptakan atau membuat Mobil Listrik, kendaraan ramah lingkungan dengan menggunakan cash akan tetapi pengisiannya menggunakan Solar Cell, semua digarap dengan untuk memenuhi jurusan semuanya masuk, semua dilibatkan dalam mengkonsep mobil listrik ramah lingkungan tersebut.

Program – program dan Kegiatan – kegiatan yang ada di SMK Negeri 10 Kota Malang ini di harapkan dapat membangun Generasi Bangsa yang hebat dan sukses di mata dunia.

” Untuk program ini kami memang Undang – undang 23, kita memang masuk provinsi, tetapi wilayah provinsi juga tidak lepas dari peran Mendikbud yaitu Prof.Dr.Muhadjir Effendy,M.A.P sehingga di provinsi yang tetap terpantau semua, kegiatan – kegiatan kitapun tetap di suplay dan di bantu juga oleh Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (DPSMK) di Jakarta, jadi semuanya ini tidak lepas dan terkontrol serta terpantau bahkan terbantukan dari Pusat dan Provinsi,” jelasnya.

Peran serta adanya Pers terhadap pendidikan juga merupakan salah satu mitra pendukung dan pelengkap dalam mensukseskan dunia pendidikan.

” Tanpa adanya kerja sama bersama – sama maka tidak akan sukses dunia pendidikan, oleh karena itu harapan saya pihak Wartawan atau Pers untuk bisa menggandeng mengawal bersama untuk dunia pendidikan ini bisa berkah untuk generasi emas ini bisa maju bersama, sehingga harapan saya juga pihak Wartawan atau Pers setiap mengadakan suatu kegiatan – kegiatan yang seirama dengan kegiatan sekolah sehingga bisa menghantarkan dunia pendidikan ini lebih baik lagi,” pungkasnya. (BAS)